Mamak (di)CUKUP(kan)

“Apa? Demam?” tanyaku pada orang dibalik telepon yang baru saja menghubungiku. “Iya mama Hose, ini ibu ukur sudah lewat batas merah.” jawab pengasuh anakku sederhana. “Ada bersin bu? Beraknya gimana? Mau makan ga tadi pagi? Nyusunya kuat?” kuhujani si ibu dengan pertanyaanku. “Enggak mama Hose. Belum berak. Tadi dia mau minum banyak, tapi makannya sisa 3 sendok. Lalu ibu pegang dia hangat jadi ibu ukur … Continue reading Mamak (di)CUKUP(kan)