Beranda, where i’ve been

15.42emt

Suatu sore di beranda rumah.
diam disana seorang gadis kecil.
ia mengangkat kakinya ke atas kursi, memeluk bonekanya erat, dan meringkukkan tubuh mungilnya.
angin semilir menerpa wajahnya,
mukanya datar, tanpa ekspresi
namun selaput air bening turun membasahi wajahnya.
letih, mungkin itu yang ia rasakan kini.
terdengar derap langkah, cepat – satu persatu
ssseess..sessss… lembut, telapak kaki menggesek lantai papan
beneran deh. gak ada ekspresi wajah juga dari orang yang menghampiri gadis kecil itu
..
namun ada senyuman. lembut-manis-membawa ketenangan.
gadis kecil itu pun mendongakkan kepalanya sejenak untuk melihat sosok bertubuh besar yang ada disampingnya, yang tadi siang baru saja menemaninya makan.
“Putri..kenapa?” tanya orang itu lembutt. banget.
gak ada suara. gak ada balesan. gadis itu hanya menggelengkan kepalanya dan tetap memeluk bonekanya eratt, tetap duduk meringkuk, tetap datar, tetap juga selaput air bening membasahi wajahnyaa.

orang itu hanya membelai rambut gadis kecil itu dan membungkukkan tubuhnya, dan kemudian mencium rambut sang gadis. seolah-olah orang tadi mengetahui apa yang sedang terjadi.
lembuuttt banget si orang itu bilang: “Papa loves you..”
diam. hening. tanpa suara.
gadis tadi tetap saja pada posisinya tanpa gerakan
namun bibir manisnya itu mulai terbuka, dan gelombang suarapun terdengar..
“tapi putri kangen mama..hh..”

orang itu langsung mengulurkan kedua tangannya, menawarkan kehangatan, membuka gerbang pemulihan untuk putri. Putri pun menyambut pelukan orang itu yang adalah Ayahnya..
ahh,, apalah artinya seorang ibu jika engkau memiliki kasih seseorang yang melebihi kasih seorang ibuu??

hmm,, jujur, gue kangen banget sama beranda rumah,, gue kangen suguhan teh anget plus roti telur buatan mama, dan ‘jus telur’ buatan papa, hhe.. gue kangen denger bisingnya  piring makan sore-nya Niel, gue kangen juga ekspresi istirahatnya mama dan mbak ika di sofaa, gue kangen denger ngoroknya papa jugaa.. hhe,, :)

di beranda, gue dapetin banyak pengalaman. kini, ketika gue kangen semua nostalgia itu, gue pergi ke beranda gue dan ayah. it’s where i become a little girl, and God become my Dad.
di beranda, gue bisa cerita apaa ajaa,, gue bisa belajar, nangis, tertawa, bobo,,
yap. i love beranda!

hari ini, gue kangen beranda. gue kangen mama. gue kangen papa. gue kangen keluarga gue. semuanyaa. udah sebulan gue gak denger suara mereka. hmm,, gue percayakan mereka semua ke tangan orang yang selama ini nemanin gue di beranda.


dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.
[Mat.19:29]

what ’bout u? ada siapa di beranda-mu? ;)

Published in:  on February 13, 2009 at 8:23 am Comments (1)
Tags:

The URI to TrackBack this entry is: http://therrah.wordpress.com/2009/02/13/beranda-where-ive-been/trackback/

RSS feed for comments on this post.

One Comment Leave a comment.

  1. hmm…
    ‘mamaku berandaku’ .
    dimana setipa pagi ia menemanku
    menunggu sampai mobil jemputan sekolah menjemputku .
    yang bangun setiap pagi
    hanya untuk membuatkan sarapanku :)


Leave a Comment